Koramil 2206 Parakansalak Koptu Slamet Riyadi Mengawal Bansos Covid-19 di Desa Lebak Sari

Bansos
"Saya sebagai Babinsa di Desa Lebak Sari turut serta mengawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai kepada warga masyarakat di setiap desa di Kecamatan Parakansalak," ungkapnya.

Terkini.id, Sukabumi – Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat. Asep Abdullah alias Gusdur yang malang melintang dalam organisasi dan sejumlah kegitan sebagai Aktivis Senior Kabupaten Sukabumi terus menyoroti masalah sosial keagamaan, Senin 14 September 2020.

Peran serta TrenDRK Sukabumi AMAN yang begerak di segemen Keagamaan yang meliputi, diantaranya, pesantren, guru madrasah serta guru ngaji sesuai kapasitasnya.

Dalam hal ini, Gusdur menjelaskan bahwa kesejahteraan sosial keagamaan adalah sangat penting dalam mendorong dan mewujudkan kemajuan Kabupaten Sukabumi ini.

“TrenDRK AMAN Kabupaten Sukabumi akan berjuang untuk kesejahteraan bidang sosial agama,” tegasnya.

Masih kata Gusdur panggilan populisnya, selaku Kordinator trenDRK Kabupaten Sukabumi dan juga sebagai Ketua Relawan TrenDRK AMAN Kabupaten Sukabumi Unggul, Guru ngaji pesantren dan guru agama, serta guru pendidikan disiplin ilmu lainnya adalah sebagai pahlawan Bangsa ini yang harus di perjuangkan bersama.

“Sehingga kedepannya, segmen ini betul-betul mendapat perhatian dari Pemkab, ya tentunya yang AMAN. Sesuai dengan yang kita dukung. Sehingga segmen ini bersama-sama berjuang untuk Kemenangan AMAN jadi Pemimpin Kabupaten Sukabumi, Unggul di periode 2020-2024,” bebernya.

Masih kata dia, bahwa selama ini, pesantren guru ngaji, majlis taklim kurang mendapat perhatian, dan merasa hanya digunakan sebagai alat politik setelah menang di tinggal, lagu lama kaset baru.

“Semoga untuk ini, kedepannya bisa AMAN, nyaman dan tenteram,” imbuhnya.

Kesejahteraan sosial agama, masih kata dia, baik dari sisi infrastruktur sarana prasana, ekonomi dan kesehatannya hampir luput yang di rasakan dari perhatian Pemerintah Daerah, selama ini.

“Maka kedepannya, mereka harus mendapat perhatian agar penggerak keagamaan non formal ini bisa masuk dalam Perda husus untuk anggarannya,” uangkap dia.

Dirinya sangat merasa lelah, sudah biasa dan jemu dengan janji, dirinya tidak mau terulang lagi dengan janji-Jani yang tidak di tepat selama ini.

Dia berpendapat bahwa hal Ini harus tegas dan serius dalam memperhatikan dan memperjuangkan kesejahteraan dibidang guru ngaji dan pesantren dalam pendidikan non formal, di Kabupaten Sukabumi ini.

“Jangan hanya di beri janji saja kasian mereka, kasian mereka sudah membangun mental spiritual umat,” terangnya.

Gusdur meyakini trendDRK AMAN Sukabumi bisa mewujudkan harapan itu.

“Kami meyakini, TrenDRK Sukabumi Bersama AMAN bisa mewujudkan Sukabumi Unggul,” pungkasnya.

(ARS).

Konten Bersponsor

Berita lainnya

HUT TNI Ke 75 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi Darahku Mengalir Untuk Negeriku

TNI dan Polri di Desa Bojongsari Gelar Pendampingan dan Pengawasan BPNT

Muspika Kecamatan Tegal Buleud Membagikan Masker Bagi Para Pengguna Jalan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar