Artis Senior Legendaris Pong Hardjatmo Ikut Rasakan Dampak Corona

Terkini.id, Sukabumi – Pong Hardjatmo aktris senior dan legendaris layar lebar dan layar kaca, Pong sangat dikenal luas oleh publik, diantaranya sebagai pemeran dalam film layar lebar pada era 1970 dan 1980an, dan merambah ke film atau sinetron layar kaca.

Sebagai Aktris senior dan sudah malangelintang di dunia per filman, dirinya merasakan juga dampak dari adanya Pandemi Covid-19 atau Corona ini.

“Semua merasakan segala dampak Pandemi Covid-19 atau Corona ini, maka dari itu kita harus mampu meningkatkan kualitas hidup ini, seperti diantaranya meningkatkan kualitas pola Hidup Sehat dan bersih,” kata Pong Hardjatmo, melalui sambungan Whatsappnya, Selasa 15 September 2020.

Baca Juga: Mata Sosial Bersihkan Hati dan Tingkatkan Kecerdasan Emosional Dalam Momen...

Lanjutnya, Siapapun dan dimana pun adanya, pandemi Covid-19 atau Corona tersebut, langsung atau tidak langsung bisa membuat semua unsur lapisan warga masyarakat merasakan dampak dari Pandemi Covid-19 atau Corona tersebut, tanpa kecuali. Karena ini adalah global.

Panda intinya, masih kata dia, nilai penting dan implementasi kesadaran dan kedisiplinan warga masyarakat dalam kehidupan bersosial berbangsa dan bernegara dalam menjalankan protokol kesehatan sangatlah penting untuk situasi dan kondisi aekarang ini. Harus memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut bersama-sama.

Baca Juga: Tips Sederhana Jaga Kesehatan di Musim Hujan Ala Dwi dari...

“Tetapi memang menjadi dilema juga, ketika warga masyarakat harus berdiam diri dirumah, sedangkan kebutuhan kita tidak “diam”, semua perlu beraktivitas dalam profesinya untuk mencari nafkah dan menghidupi keluarganya,” jelasnya.

Sosok Pong Hardjatmo, selain sebagai Aktris atau seniman, dirinya juga kritikus sosial, dimana banyak karya-karyanya dan kritikan-kritikannya dalam sosial atau pun pemerintahan, serta banyak peran-peran yang menggambarkan kehidupan sosial dalam karya-karyanya di dunia seni perfilman.

Bahkan pria kelahiran Solo 13 September 1942 ini, sempat membuat heboh publik dengan aksi nekadnya dengan kritikan nya yang tajam, tepat, padat, singkat, dan bisa di cerna oleh seluruh lapisan warga negara ini, dengan mencoret atap gedung DPRI dengan tulisan “Jujur Adil Tegas”, keritikannya ini sekaligus “menampar” DPR dan pemerintahan saat itu.

Baca Juga: Tips Sederhana Jaga Kesehatan di Musim Hujan Ala Dwi dari...

Bahwa masyarakat, tegas dia, kita semua harus bisa menjalankan Protoko Kesehatan, dan di samping itu, pihak pemerintahan dengan upaya-upaya dalam pencegahan penyebaran penularan virus Corona atau Pandemi Covid-19 ini harus terus dilakukan.

“Saya sendiri mengalami ada beberpa penundaan kontrak kerja dikarenakan Pandemi Covid-19 tersebut,” terangnya lagi.

Terkait kebijakan pemerintah untuk Bantuan Sosial Covid-19, itu harus benar-benar tepat sasaran agar tidak menimbulkan konflik horizontal di lapangan.

“Kita tidak mungkin berdiam diri saja, jadi tetap beraktivitas dengan menjalankan protokol kesehatan dari pemerintah itu sendiri,” jelasnya lagi.

Mungkin di pedesaan, bisa untuk berdiam diri, karena dengan tingkat aktivitas publik dan profesi warga masyarakatnya tidak mesti harus ada di ruang-ruang publik, mereka biasa keladang dan sawah.

“Pagi sudah berkeringat di sawah dan menikmati udara segara dari rimbunnya pepohonan dan sejuknya suasana. Tumbuhan kan kalau siang dia mengeluarkan C02 atau oksigen yang sangat baik buat kesehatan kita tentunya,” terangnya.

Nah untuk yang tinggal di kota-kota besar seperti jakarta ini, kita dalam bekerja harus ketat disiplin menjalankan protokol kesehatan, menurutnya, sambail menjelaskan lagi, kalau punya penyakit bawaan sangat rentan terhadap wabah dan jenis penyakit lainnya, yang jelas dampak ekomomi juga semua merasakannya.

Bahkan dirinya juga blak-blakan menceritakan kalau dia sendiri ada sebagian kontrak kerja yang tertunda.

Dan dalam waktu dekat ini dia akan louncing film pendek terkait Pandemi yang melanda negeri ini disaat HUT RI Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 75 ini.

“Saya sendiri mengalami ada beberpa penundaan kontrak kerja dikarenakan Pandemi Covid-19 tersebut,” terangnya lagi.

Semua terkena dampak, baik di kota atau di desa, dirinya saat ini masih sering pulang-pergi Jakarta Solo untuk urusan perfilman yang akan di Louncingnya.

“Ya itu tadi, kita mau launcing film pendek tersebut, namun masih menunggu pihak kementrian, karena yang bersangkutan juga lagi sibuk-sibuknya dengan Pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.

Di Hari Ulang Tahunnya yang ke 78 ini, dirinya akan mempersembahkan karya film pendek yang penuh dengan Ruh Nasionalisme dan Patriotisme di tengah Pandemi.

(ARS).

Bagikan