Irma, Guru Honorer MI Cikakak: Walau Daring Anak Didiknya Harus Bisa Belajar Calistung

Bu Irma
Raya Nur Aulia salah satu murid Kelas 1 (satu) MI Cikakak sedang belajar online di rumahnya

Terkini.id, Sukabumi – Kegiatan belajar mengajar saat ini masih dilakukan dengan jarak jauh atau daring, namun hal tersebut tidak menjadi patah semangat bagi siswa-siswi MI (Madrasah Iftidiyah) Cikakak Kecamtan Cikakakak Kabupaten Sukabumi, Rabu 14 Oktober 2020.
 
Irma lismawati yang akrab disapa Bu Guru Irma ini menjelaskan, selama proses belajar online ini dirinya perlu meningkatkan perjuangan ekstra agar anak-anak didiknya bisa baca, nulis, dan menghitung atau Calistung. 

“Ya sangat banyak tantangannya selama proses belajar mengajar online ini, karena kebetulan saya mengajar di Kelas 1,  jadi banyak sekali tantangan yang harus di hadapi, disini pondasi dasar anak-anak harus bisa belajar dengan baik dirumahnya,” ungkap Irma.

Dirinya berharap, para orang tua dengan telaten dan bersabar membimbing anak-anaknya dalam masa proses belajar mengajar secara daring atau online. 

“Yang sudah bisa membaca dan menulis serta menghitung seperti perkalian, pembagian dan lainnya harus lebih ditingkatkan lagi di rumah, yang masih belum lancar harap para orang tuanya terus membimbingnya agar selama proses belajar mengajar daring atau online ini anak-anak kita tetap bisa meningkatkan prestasi belajarnya,” harap Irma. 

Menurut dirinya, dimana kelas 1 (satu) itu awal atau proses siswa-siswi masuk sekolah. 

Jadi, ketika proses belajaran dialihkan menjadi daring atau online itu sebenarnya ada sisi kurang efektifnya, karena siswa-siwi  kelas 1 (satu) butuh belajar ekstra dan fokus untuk bisa belajar menulis, membaca, menghitung, dan lain sebagainya.

“Jadi, kalau blajar daring atau online itu lebih sulit memantau perkembangan siswa-sisowi, dan, tantangannya para guru pun harus benar-benar bisa memantau perkembangan belajar anak dengan cara jarak jauh,” jelasnya. 

Irma menjelaskan lagi, disinilah peran orang tua masing-masing harus lebih ditingkatkan lagi untuk membimbing anak-anaknya belajar, ya pasti ini perlu kesabaran dan ketekunan yang ekstra.

Masih kata Irma, pasalnya situasi belajar anak-anak kita dirumah tentu berbeda dengan diruang kelas.  

Dirung kelas ada banyak teman-temannya, sedangkan dirumah anak-anak tidak ada teman belajarnya, dan tidak bisa maen keluar  karena musim Pandemi Covid-19 ini sangat riskana sekali.

Ada juga sisi postif belajar secara online, anak-anak kita tidak gaptek terhadap perkembangan teknologi, namun begitu para orang tua harus terus mendampinginya jangan sampai anak-anak malah sibuk maen game saja. 

“Sisi positifnya dari belajar online ini, ya jelas,  anak-anak kita tidak gaptek dan tidak kaku dalam menggunakan teknologi informasi yang kian hari makin canggih,” terangnya.

Dengan bersentuhan langsung terhadap perkembangan teknologi, ini juga bisa meningkatkan pola pikir anak lebih kreatif dan inovatif dan dia akan banyak melahirkan ide-ide baru. 

“Semoga Pandemi Covid-19 ini bisa hilang semua, dan kita bisa belajar secara normal kembali, jangan lupa jalankan protokol kesehatan ya buat anak-anak ibu di kelas 1 (satu) MI ini,” harapnya lagi. 

Tantangan lainnya Irma merasakan bahwa masih banyak anak-anak yang belum bisa belajar online di kelasnya.

Hal tersebut dikarenakan jaringan sinyal yang susah serta beban quata internet yanga harus selalu ada buat proses belajar mengajar secara daring atau online ini. 

“Tantangan yang lainnya juga dari masalah jaringan juga yang masih susah, dan juga masih ada siswa-siswi yang belum bisa bergabung belajar karena keterbatasan jaringan dan kuota tersebut,” pungkasnya.
(ARS).

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Belajar Onlie di Rumah Tetap Semangat dan Menyenangkan Bagi Raya

Serka Agus Sitepu Mendampingi Proses Belajar Online di Koramil 2206 Parakansalak

Serka Harun Gunady Mendampingi Proses Belajar Online di Koramil 2209 Lengkong

Sertu Purboyo memimbing Giat Daring Para Pelajar Di Koramil 2213 Jampangkulon

Srm AR Nuryadin Kaum Milenial Adalah Generasi Berteknologi Mari Kita Bantu Pendidikannya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar