Kades Jayanti Kecamatan Palabuhanratu Serang Presiden Prancis Dengan Boikot Produk Prancis

Terkini.id, Sukabumi – Sebagai bentuk kekecewaan terhadap sikap dan pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Nandang, S. Ag., selaku Kepala Desa Jayanti Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat serang presiden Prancis dengan melayangkan surat edaran kepada warga masyarakat desanya agar tidak menjual produk-produk Negara Prancis, Selasa 03 November 2020.

“Sebagai bentuk atau sikap kekecewaan saya terhada sikap Presiden Prancis yang begitu melukai Umat Islam dengan mengatakan Islam adalah agama yang mengalami krisis di seluruh dunia pada beberapa hari yang lalu. Maka saya keluarkan surat edaran (SE) nomor 510/158/2010/XI/2020,” ungkap Nandang melalui sambungan Whatsapp kepada Sukabumi.terkini.id.

Dalam surat edaran itu berisi poin-poin sebagai berikut; 

Baca Juga: Ki Paku Buana Pamungkas Pendiri Persatuan Indonesia Nuswantara Beri Dukungan...

Menyikapi situasi yang berkembang terkait pernyataan Presiden Prancis yang
dinilai mengandung “Rasis/Sara”, maka Pemerintah Desa Jayanti Kecamatan
Palabuhanratu menyatakan hal sebagai berikut :

1. Sangat menyesalkan dan mengecam terhadap pernyataan tersebut.

Baca Juga: Provinsi Banten, Somantri: Siap Ikut Berkiprah Di Mata Sosial Indonesia...

2. Mewajibkan kepada seluruh warga Desa Jayanti untuk menjaga Ukhuwah Islamiyah dan toleransi umat beragama.

3. Menghimbau dan menyerukan kepada seluruh pengusaha yang ada di Desa Jayanti (Baik Ritel maupun Grosir), untuk sementara waktu TIDAK MENJUAL PRODUK YANG DI PRODUKSI OLEH PERUSAHAAN NEGARA PRANCIS.

4. Tidak dibenarkan melakukan sweeping/razia (baik oleh lembaga, ormas dan atau yang mengatasnamakan kelompok apapun)
kepada Toko/ Perusahaan.

Baca Juga: Koramil 0622-06/Parakansalak Cegah Covid-19 Dengan Prokes dan Vaksin

Demikian Edaran ini disampaikan untuk menjadi perhatian.

Surta edaran tesebut langsung ditandangani oleg Nandang, S. Ag., selaku Kepala Desa Jayanti masa bakti 2019-2025.

Nandang, S. Ag., selaku Kepala Desa Jayanti Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat serang presiden Prancis dengan melayangkan surat edaran kepada warga masyarakat denya agar tidak menjual produk-produk Negara Prancis, Selasa 03 November 2020.

“Saya berharap, dengan surat edaran ini bisa mengajak warga masyarakat tentang kesadaran ghiroh Ukhuwah Islam,” harapanya. 

Selain itu dirinya juga menyapaikan bahwa kita sama-sama menyadarkan orang-orang yang berpandangan negatif terhadap Islam. Mereka harus tahu bahwa sesungguhnya Islan bukan agama radikal.

“Kami, umat Islam akan memberikan pelajaran kepada orang-orang yang sinis/ berpandangan negatif terhadap Islam. bahwa perlu diketahui orang muslim adalah konsumen terbesar dari produk pangan/sandang yang di produksi oleh mereka, maka jangan coba-coba mengusik kami,” pungkasnya.
(ARS).

Bagikan