Garis Turun ke Jalan Kecam Prancis dan Boikot Produk Prancis

Terkini.id, Sukabumi – Pengecaman terhadap Prancis terus dilakukan oleh berbagai pihak dan Ormas Islam seperti Garis (Gerakan Reformasi Islam). Garis turun ke jalan dan suarakan aspirasinya. Aksi menyuarakan aspirasinya dilakukan di depan kantor Pemkot Sukabumi, Rabu 4 November 2020.

Ratusan masa dari Garis dengan lantang dan berani mengecam sikap Presiden Prancis yang telah melukai hati Umat Islam Dunia dengan pernyataannya yang kontroversial beberapa hari yang lalu dan menjadi viral diberbagai belahan dunia sekaligus dapat kecaman dari Islam Dunia untuk Presiden Prancis. 

Dalam aksinya tersebut, Garis berharap bahwa bagi Umat Islam Khusunya di Sukabumi untuk boikot produk-produk Prancis sebagai bentuk perlawanannya.

Baca Juga: Koramil 0622-06/Parakansalak Cegah Covid-19 Dengan Prokes dan Vaksin

Penyampaian aspirasi pun dengan bergantian melalui pengeras suara. 

Garis menilai, bahwa yang dilakukan oleh Macron melecehkan umat muslim di seluruh dunia ini. Dan apa yang dilakukan oleh Garis untuk melakukan perlawanan terhadap Macron adalah karena semata-mata cintanya kepada Baginda Rasullallah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. 

Baca Juga: Kades Kertajaya Peduli Kesehatan Warga Desanya, Terjun Langsung ke Lapangan...

Pihaknya menghimbau dan mengajak kepada Umat Islam di Wilayah Sukabumi untuk tidak membeli produk Prancis atau boikot produk Parancis. 

Dalam orasinya, meminta agar pemerintah bertindak tegas atau mengusir Dubes Prancis.

Ketua GARIS Sukabumi Raya Asep Saefullah menyampaikan kepada awak media. Bahwa Emmanuel Macron adalah Laknatullah. Dia telah menghina Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. 

Baca Juga: IKA UNPAD Peduli Covid-19, Kakan: Yuk Peduli Yuk Berbagi Bantu...

“Emmanuel Macron si laknatullah. Dia telah menghina Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Nabi kita semuanya,” bebernya.
(ARS).

 

Bagikan