PNTI Sukabumi: Nelayan Tradisional Terus Pulihkan Ekonomi Lokal di Tengah Pandemi

Terkini.id, Sukabumi – Pemulihan ekonomi dimasa AKB (Aktivitas Kebiasaan Baru) terus dilakukan salah satunya oleh Nelayan Tradsional yang tergabung dalam PNTI (Persatuan Nelayan Indonesia) DPD Sukabumi. 

Menurut ketua PNTI Sukabumi, Asep mengatakan, bahwa keberadaan PNTI terus membantu meningkatkan pemulihan ekonomi ditingkat daerah masing-masing selama AKB ini. 

“Para nelayan tradisional itu mendorong pemulihan ekonomi secara lokal bahkan dampak luasnya secara nasional juga,” ungkapnya Asep, Kamis 3 Desember 2020.

Baca Juga: PNTI Sukabumi Genjot Gotong Royong Untuk Pemulihan Ekonomi Di Masa...

Lanjut Asep, mereka melaut dan hasil tangkapannya di jual baik dijual di wilyahnya sendiri atau di jual ke pengepul, yang jelas perputaran ekonomi terus berjalan. 

PNTI Sukabumi

“Dari hasil tangkapnya, mereka menjualnya ke pengepul dan ada juga yang langsung di jualin keliling di wilyah desanya masing-masing,” bebernya.

Baca Juga: Masa Pandemi Covid-19, Sidat Harusnya Jadi Strategis Alternatif Dalam Percepatan...

Asep menambahkan, perjuangan dan kerja keras para nelayan tradisional ini patut diapresiasi, karena mereka juga termasuk kepada Pahlawan Pangan Dunia.

“Nelayan dan juga petani termasuk Pahlawan  Pangan Dunia loh, mereka terus bekerja dan berkarya mengarungi lautan,” jelasnya.

Asep juga menambahkan harapnya, Bahwa  Nelayan Tradisional ini perlu mendapatkan perhatian secara khusus dari pemerintah untuk mendukung pekerjaannya agar tercapainya kesejahteraan sosial bagi para nelayan tradisonal ini. 

Baca Juga: Mata Sosial: Ekonomi Kerakyatan adalah Strategi Untuk Pemulihan Ekonomi Di...

“Ada beberapa poin yang diperlukan oleh para nelayan tradisonal ini yang saya tampung dari berbagai anggota. Dan ini harus jadi bahan pertimbangan buat pemangku kebijakan,” terangnya. 

Poin-poin tersebut menurutnya adalah:
 
1. Diperlukan centra penyerapan dan pemasaran hasil tangkap nelayan tradisional.

2. Memperluas zona pemasaran ikan di desa desa dengan pengadaan coldstorage 2 di tiap pasar guna menyerap hasil tangkap nelayan.

3. Permodalan.

“Dari ketiga poin itu, jika dapat diwujudkan maka hal tersebut akan mendorong pada peningkatan produksi nelayan tradisional, serta tercapainya kesejahteraan sosial para nelayan tradisonal,” harapnya.

Asep lebih lanjut menerangkan, bahwa permodalan itu juga bisa untuk membeli mesin tempel buat perahu-perahu mereka.

“Jika ada pengadaan bantuan mesin tempel buat nelayan tradisional ini dalam meningkatkan kapasitas produksinya. Hal tersebut akan cepat tercapai pemulihan ekonomi tingkat lokal,” pungkasnya. 
ARS. 

Bagikan