Peran Bidan Sebagai Ujung Tombak Kesehatan Ibu dan Anak

Assalamualaikum Warohmaatulllahi Wabarokatuh 

Selamat datang di Seputar Info Bidan Kabupaten Sukabumi

Ditulis Oleh: Hj. Ani Andriyani S.Tr. keb, MM
(Ketua Cabang IBI Kabupaten SUKABUMI
Bekerja di: PKM GEGER BITUNG 

Baca Juga: Tips Sederhana Jaga Kesehatan di Musim Hujan Ala Dwi dari...

Terkini.id, sukabumi – Kami sebagai salah satu profesi kesehatan yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi, dengan jumlah bidan seluruhnya 1.600 bidan,  yang sudah teregistrasi sebagai anggota profesi sebanyak 1.487 bidan.

Kami bertugas di berbagai fasilitas kesehatan(faskes), mulai dari faskes dasar ( Puskesmas, klinik, Praktek Mandiri ) sampai rujukan ( Rumah Sakit ). Kami mengemban tugas 24 jam dalam upaya penyelamatan ibu dan bayi.. guna akselerasi penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi ( AKI – AKB ) sebagai indikator sensitif Indeks Pembangunan Manusia.

Baca Juga: Ki Paku Buana Pamungkas Pendiri Persatuan Indonesia Nuswantara Beri Dukungan...

Di era globalisasi sekarang ini, keberadaan seorang bidan sangat diperlukan. Bidan sebagai  tenaga profesional yang memiliki tanggung jawab, yang bekerja sebagai mitra perempuan dalam memberikan dukungan kesehatan. Melakukan asuhan dan nasihat selama kehamilan, persalinan dan post partum, melakukan pertolongan persalinan, dan memberikan asuhan pada bayi baru lahir, bayi, balita, anak pra sekolah, anak sekolah, masa interval, pelayanan keluarga berencana sampai dengan kesehatan lansia. Ruang lingkup asuhan yang diberikan oleh kami sebagai seorang bidan telah ditetapkan sebagai wilayah kompetensi bidan di Indonesia.

Bidan adalah seorang perempuan yang telah mengikuti dan menyelesaikan pendidikan bidan,  yang telah diakui pemerintah dan lulus ujian sesuai persyaratan yang berlaku, dicatat, diberi ijin secara sah untuk menjalankan praktik. Pelayanan kebidanan merupakan seluruh tugas yang menjadi tanggung jawab praktek profesi bidan dalam sistem pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan kesehatan ibu dan anak dalam rangka memujudkankesehatan keluarga dan masyarakat.

Bidan harus memiliki wawasan dan pengetahuan, memiliki ketrampilan, memiliki etika profesi, sopan santun, tidak membeda-bedakan miskin maupun kaya, tidak membuka privasi pasien, berbakti pada insani, mempunyai etika dan moral, cepat dan cekatan, mampu melayani dengan ikhlas dan sabar, bersikap ramah dan terampil, tidak mudah putus asa, serta dapat melakukan hak dan kewajibannya dengan baik dan seimbang.

Baca Juga: Provinsi Banten, Somantri: Siap Ikut Berkiprah Di Mata Sosial Indonesia...

Bidan memiliki banyak peran terutama dalam menjalankan praktek di masyarakat.peran bidan yang harus dilaksanakan diantaranya adalah peran sebagai pendidik, sebagai pelaksana, sebagai pengelola, sebagai peneliti, sebagai pemberdaya, sebagai pembela klien, sebagai kolaborator,dan sebagai perencana.

Dari peran-peran tersebut,bidan memiliki tugas dan wewenang yang harus di laksanakan secara baik dan sesuai peraturan perundang-undangan yang sudah ditetapkan.

Kami sebagai bagian dari organisasi Ikatan Bidan Indonesia, harus mampu berdaya saing secara global. Sehingga terus berupa kreatif dan inovatif, membuat terobosan terobosan guna memudahkan akses  pelayanan khususnya informasi dan edukasi serta fasilitasi konsultasi. 
Pandemi bukan penghalang bagi kami tapi satu tantangan untuk bisa terus berjuang bersama masyarakat dan pemerintah, kami harus bisa mengadaptasi kondisi ini dengan kreatifitas dan inovasi. 

Semoga kami bisa membantu dan berkiprah dalam mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Sukabumi.

Bagi selurus anggota Ikatan Bidan Indonesia tetap semangat dan terus maju, Bhakti Profesi sebagai Amanah dalam Ibadah
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Baca berikutnya
Bidan Sigap 24 Jam
Bagikan