17 Tahun SMA Mutiara Selalu Menghargai Sejarah & Membuat Cerita Baru Yang Keren

Terkini.id, Sukabumi – Anniversary 17 SMA Mutiara Terpadu Palabuhanratu dengan tema  “Respect to the story and Create the best story” sudah terselenggarakan dengan menjalin silaturrahmi dengan tim perintis dan alumni, Sabtu 08 Mei 2021.

Dimeriahkan dengan berbagai lomba antar siswa SMP se Kabupaten Sukabumi  dan  siswa SMA mutiara itu sendiri secara online. 

Baca Juga: Ki Paku Buana Pamungkas Pendiri Persatuan Indonesia Nuswantara Beri Dukungan...

“Lomba Voli dan boyboyan staff dan guru antar lembaga di lingkungan Yayasan Mutiara Palabuhanratu. Yang menarik adalah diselenggarakannya lomba nyanyi duet kepala sekklah dengan salah satu guru antar lembaga mendapat sambutan meriah dari semua guru guru Mutiara,” ungkap Ketua Yayasan Mutiara. Dr. Awan Setiawan. 

Semua kegiatan dari mulai lomba sampai syukuran yang dilaksanakan pada tangha 08 Mei 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat diawasi oleh Gugus Covid-19 Yayasan Mutiara. 

Baca Juga: Provinsi Banten, Somantri: Siap Ikut Berkiprah Di Mata Sosial Indonesia...

“SMA Mutiara yang berdiri tanggal 04 Mei 2004 telah memberikan kontribusi unggul dalam menggembleng generasi penerus yang handal, cerdas, sehat  berbudaya dan berakhlak mulia. Dengan mottonya IHKLAS (itikad Kami Hasilkan Anak Shaleh),” jelasnya. 

Lanjutnya, prestasi SMA Mutira juga sudah mengangkat nama Kabupaten Sukabimi dengan prestasi-preatasinya baik dibidang seni olah raga dan akademik sampa ke tingkat Nasional dan pernah menjadi Duta Budaya di tingkat iinternasional. 

“Lingkungan pendidikan yang dikemas dengan Nuansa Budaya dan pembiasaan keagamaan dengan istilah yang  dikembangkan sebagai “Kawah Candradimuka” diharapkan mampu menggembleng siswanya yang berkarakter,” bebernya. 

Baca Juga: Kepala Desa Cimanggu Salurkan BLT DD Bulan ke-8 Tahun 2021:...

Ketua yayasan mutiara pakabuhanratu pada sambutannya menegaskan kepada seluruh civitas untuk istikomah mengabdi pada pembangunan SDM yang berakhlakulkarimah. 

Dengan menangkap Hikmah Ramadlan dan idul fitri sebaiknya seluruh sivitas memahami hakekat hidup yang  sedungguhnya. 

Yakni hidup adalah perjuangan, ibadah, cinta kasih, keikhlasan, pengabdian dan kesederhanaan harus menjadi basic konsep dalam melaksanakan amanah dari Allah Swt. 

“Manusia pada fitrahnya sebagai insan Illahi dan sebagai khalihah memiliki kewajiban untuk beribadah dan mengelola alam semesta ini untuk sebesar manfaatnya bagi manusia. Allah sudah menganugerahkan kita sebagai kelompok manusia mulia yakni sebagai pendidik harus disyukuri dengan melaksanakannya sebaik-bainknya,” ucapanya dalam sambutannya. 

Pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Mutiara  Palabuhanratu juga berharap bahwa peningkatan dan pembangunan Ahlak generasi muda kita adalah skala prioritas dalam menghadapi era serba modern ini. 

“Kami bangun Ahlak dan mental yang frofesional dan handal dalam menghadapi perkembangan jaman yang serba canghih dan dinamis ini,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan do’a dan santunan yatim piatu dan buka puasa bersama. 

Bagikan