Iyan Warga Desa Ridogalih Cikakak Lebih Baik Berdikari di Kampung Halaman, Bersyukur dan Berusaha

Terkini.id, Sukabumi – Sejak lama merantau mengarungi kerasnya hidup di perantauwan,  iyan memunutuskan untuk balik kampung dan berwirausaha di kampung halamannya. 

“Saya sudah ngalamain beberapa pekerjaan, ya hampir kurang lebih 10 tahunan merantau sana sini,” ungkapnya,  Selasa 1 Juni 2021.

Menurut dirinya, kehidupan itu memang sudah diatur segalanya sama Yang Maha Kuasa, namun kita punya kewajiban untuk berusaha.

Baca Juga: Ki Paku Buana Pamungkas Pendiri Persatuan Indonesia Nuswantara Beri Dukungan...

Yang paling utama baginya adalah kita mampu bersyukur atas apa yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikan kepada kita. 

“Kalau kita tidak bisa bersyukur ya report akan merasa serba kekurangan,” jelasnya.

Baca Juga: Provinsi Banten, Somantri: Siap Ikut Berkiprah Di Mata Sosial Indonesia...

Sambung dia, ketenangan hidup tidak bisa di pandang dengan harta dan kedudukan serta jabatan. Aslinya hidup ini indah jika kita berserah diri hanya pada Yang Maha Kuasa yang memberi Rejeki.

“Keluh kesah hanya akan membuat hati kita keras dan susah untuk bisa bersyukur,” imbuhnya.

“Di kampung, saya bisa berkumpul sama keluara dan bisa jualan, tiap hari saya jualan ayam potong keliling, Alhamdulillah tetap bersyukur atas Nikmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sebisa mungkin kita selalu bersykur Alhamdulillah,” ucapnya.

Baca Juga: Koramil 0622-06/Parakansalak Cegah Covid-19 Dengan Prokes dan Vaksin

Dirinya pun sangat menyadari bahwa yang namanya usaha itu pasang surut kadang rame kadang sepi, tapi yang utama hati kita jangan sampai sepi dan kita harus selalu ramai dengan dizkir dalam hati dan dalam setiap saat. 

“Saya tidak bisa apa-apa hanya berusaha untuk menjadi Hamba-Nya yang baik dan bermanfaat,” pungkasnya. 

Bagikan