BPNT Ibu Icih yang Kosong Kini Ada Titik Terang, Dolen Ucapkan Terimakasih Kades dan Pemerintah Terkait

Terkini.id, Sukabumi – Viralnya persolaan Ibu Icih yang selalu kosong kartu BPNT-nya kini mulai ada titik temu setalah Dinsos Kabupaten Sukabumi survei langsung ke Lokasi, Senin 27 September 2021.

Menurut Mamat alias Dolen selaku anak dari Ibu Icih tersebut mengatakan bahwa adanya kunjungan dari Dinsos Kabupaten Sukabumi dengan pertemuan pertama yaitu di kantor Desa Kadununggal yang dihadiri dari Tim Paramartha Kemensos, Kabid linjamsos, Sekmat dan Kasi Sosbud Kecamatan  Kalapanunggal. Serta Kepala Desa dan BPD Desa Kadununggal, TKSK, Pendamping PKH, Puskesos dan Mamat alias Dolen sendiri selaku anaknya Ibu Icih.

Mamat alias Dolen menceritakan lagi bahwa Ibu Icih awalnya mendapatkan KKS BPNT sementara anaknya yang bernama mamat alias dolen mendapatkan PKH yag dalam KKS PKH bernama Erna isterinya Mamat alias Dolen (sebagai pengurusnya) karena bantuan PKHnya hanya komponen anak sekolah SD saja . 

Baca Juga: Ini Kata Novel Bamukmin Terkait Pemerintah dan KKB

Disamping itu, mamat alias dolen punya tanggungan ibunya yaitu bernama Icih yang sudah jompo tapi masih pisah KK, maka ibunya yang sudah jompo tersebut di  masukan dalam KK Mamat alias d
Dolen dan di mutakhirkan oleh pendamping PKH melalui e-pkh. 

Beberapa bulan kemudian KKS BPNT Ibu Icih menjadi saldo nol tetapi di PKHnya yang KKSnya atas nama Erna (Isterinya Mamat alias Dolen) keluar/cair bantuan komponen untuk jomponya dan KKS PKH atas nama Erna isterinya dolen mendapatkan juga bantuan BPNT. 

Baca Juga: Fredy: Direktorat KPK Yang Sedang Melaksanakan Kajian Tata Kelola Bantuan...

karena Mamat alias Dolen berharap bantuan BPNT atas nama Icih sebagai ibunya dia bisa   cair/ keluar kembali  bantuan BPNTnya, maka Ibu Icih itu di pisah lagi KKnya di satukan dengan cucunya yangg sudah berusia 21 tahun atas hasil komunikasi dengan Puskesos dan bahkan hasil koordinasi dengan Korda BPNT.

Dengan maksud, itu tadi agar bantuan BPNT yang tadinya saldo nol bisa mendapatkan lagi. (BPNT Ibu Icih).

Karena KKS BPNT Ibu Icih itu selalu saldo nol, maka mamat alias dolen memuat berita dengan harapan ada perhatian dari pihak2 terkait dan berita itu viral di berbagai media.

Setelah dilakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait yang hadir dalam pertemuan tersebut termasuk dari pihak Dinsos yaitu Kabid Linjamsos dan dari pihak Paramartha Kmensos termasuk dari Pemerintahan Desa dan Kecamatan.

Dari pertemuan itu, terdapat informasi yang sejelas-jelasnnya baik dari TKSK, Pendaming PKH, Puskesos dan dari yang bersangkutan yaitu Mamat alias Dolen sebagai keluarga ibu Icih.

Hasil dari pertemuan itu, hasilnya adalah permasalahan itu klir dan semua pihak memahaminya karena ada miskomunikasi dan mis informasi.

Mamat alias Dolen pun berharap agar kedepannya keluarganya atau Ibu Icih bisa mendapatkan bantuan Rutilahu dan KKS BPNT atas nama Ibu Icih bisa aktif kembali dan itu sebelumnya oleh Puskesos desa sudah di masukan dan di verivali lagi ke aplikasi SIKSNG.

Setelah pertemuan di desa selesai dan di anggap klir semua pihak. Maka tim dari Paramartha Kmensos didampingi oleh Kabid Linjamsos, Sekmat, Kasi Sosbud, Pemerintah Desa,TKSK, Pendmping PKH dan Puskesos langsung berkunjung ke rumah Mamat alias dolen.

Di mana di rumah tersebut tinggal juga ibunya yaitu Ibu Icih yang dalam kondisi udzur karena usia jompo.

Dari Paramartha Kemensos menyerahkan bantuan dalam bentuk sembako dan kelengkapan lainnya sebagai stimulan.

Penyerahan bantuan tersebut kepihak kelurga Ibu Icih diwakili oleh Mamat Alias dolen disaksikan semua pihak yang hadir.

Yang memuat berita sebelumnya adalah Dolen yang berprofesi sebagai wartawan alias Mamat sebagai anak dari Ibu Icih. 

diketahui Dolen alias Mamat itu sebagai penerima bantuan PKH KKS atas nama isterinya Mamat alias Dolen yang bernama Erna.

“Saya secara pribadi dan juga atas nama keluarga besar Ibu Icih mengucapkan terimakasih banyak atas perhataian dan kepedulian pemerintah dalam menanggapi keluhan kami. Terimakasih juga kepada Kepala Desa dan yang lainnya sudah memfasilitasi pertemuan atau musyawarah ini. Semoga kedepannya tidak ada lagi Kartu Bantuan Sosial dari Pemerintah zong atau kosong. Terimakasih buat rekan-rekan media salam satu pena,” pungkasnya.

Mamat (Dolen).

Bagikan