SMK Bhayangkara Cisolok Gelar Vaksin dan Bagikan Sembako Peringati Hari Guru, Briptu Akka: Pelajar Bermartabat

Terkini.id, Sukabumi – Masih dalam acara memperingati Hari Guru, SMK Bhayangkara Cisolok dukung program pemerintah untuk percepatan vaksinasi Covid-19 dan wujudkan Herd Immunity.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi H. TB Wahid Ansor, Camat Cisolok  Kurnia Lismana, serta Kapolsek, Koramil dan perwakilan dari Dinas Pendidikan, Tokoh Masyarakat, serta tamau undangan lainnya. 

Briptu Akka Mahpudin selaku Pendiri SMK Bayangkara menjelaskan pada awak media, bahwa, Hari ini, Hari selasa 14 Desember 2021, SMK Bhayangkara mengadakan giat Vaksin dan bagikan sembako kepada warga sekitar lingkungan sekolah SMK Bhayangkara.

Baca Juga: Warga Jampangkulon dan Waluran Kabupaten Sukabumi Kini Punya Jembatan Gantung...

Akka juga menjelaskan lagi kalau dirinya dan pihak managemen sekolah mengajak kepada warga masyarakat untuk divaksin.

Warga yang divaksin pun mendapat sembako dari pihak sekolah yang langsung dibagikan.

Baca Juga: Anak SD Pingsan Tidak Kebeli Beras, Kadisdik Sukabumi Langsung Berikan...

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh, Perkenalkan saya Briptu Akka Mahpudin, S. IP., pada hari ini, hari Selasa tanggal 14 Desember 2021. Alahamdulilah SMK Bhayangkara memperingati Hari Guru dengan agenda vaksinasi pelajar dan pembagian Bansos berupa sembako,” kata Briptu Akka selaku pendiri SMK Bhayangkara, Selasa 14 Desember 2021.

Masih kata Akka, bahwa siswa dan sisiwi beserta para guru sudah 100% divaksin. 

“Dimomen ini kita mengajak warga sekitar Sekolah SMK Bhayangkara untuk di vaksin,” katanya lagi. 

Baca Juga: Anak SD Pingsan Tidak Kebeli Beras, Kadisdik Sukabumi Langsung Berikan...

Akka pun menceritakan, kegiatan vaksinasi Covid-19 ini tentunya untuk mencapai capaian target vaksinasi di Wilayah Kecamatan Cisolok ini khusunya dan Kabupaten Sukabumi umumnya. 

Selain capaian vaksinasi Covid-19, Akka menambahkan bahwa dimomentum hari ini pun juga kita ikrar pelajar bermartabat.

Hal tersebut menurut Akka karena masih adanya kasus-kasus kenakalan remaja atau pelajar seperti turan.

Para pelajar berkomitmen utuk tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. 

Akka berharap, dengan konsep Pelajar Bermartabat yang diusungnya bisa diimplementasikan minimal diinternal sekolah yang didirikannya.

Akka juga menegaskan pelajar dan semua pihak harus menghindari penyalahgunaan obat-obatan terlarang, pergaulan bebas dan juga tauran. 

Dalam usianya yang masih muda, SMK Bhayangkara yang dirintis tahun 2017 yang lalu sudah banyak perkembangan dan kemajuan dalam menggali potensi di daerah dengan adanya jurusan perikanan dan pertanian. 

“SMK Bhayangkara memiliki gagasan baru yaitu Pelajar Bermartabat, maka dari itu SMK Bhayangkara beserta siswa/siswi bersama Dewan Guru sepakat bahwa kita berikrar dengan adanya Program Pelajar Bermartabat ,” ucapnya.

Laporan Gugun

Bagikan