Kepsek SMP Al-Isma’iliyah: Proses Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Disambut Baik Oleh Para Siswa dan Orang Tua Siswa

Terkini.id, Sukabumi – Puluhan Siswa-siswi SMP Al-Isma’iliyah yang berada di jalan Karang tengah-Cireundeu KM 6, Desa Girijaya,  Kacamatan Nagrak,  Kabupaten Sukabumi, ikuti simulasi pembelajaran tatap muka selama empat hari kedepan. 

Hal tersebut setelah adanya pemberitahuan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, untuk melakukan simulasi pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat bagi para siswa sesuai dengan tanggal yang di tetapkan yaitu dimulai dari tanggal 24 Mei 2021 sampai dengan tanggal 31 Mei 2021.

Menurut Kepala Sekolah SMP Al-Isma’iliyah, Muhammad Yadi,  S.Pd.I  mengatakan, kegiatan simulasi pembelajaran tatap muka baru bisa dilaksanakan pada hari ini. Kita dari pihak sekolah telah mempersiapkan semua kebutuhan para siswa terkait dengan Protokol Kesehatan (Prokes) seperti dengan melakukan penyemprotan Disinfektan di seluruh ruangan sekolah, membagikan masker, menyediakan alat untuk mencuci tangan dan melakukan pengecekan suhu tubuh saat para siswa memasuki sekolah. 

Baca Juga: Ki Paku Buana Pamungkas Pendiri Persatuan Indonesia Nuswantara Beri Dukungan...

“Alhamdulillah, semua kegiatan berjalan dengan baik. Kegiatan simulasi pembelajaran tatap muka di ikuti hampir dari 50% dari jumlah siswa,” jelasnya, Kamis 27 Mei 2021.

Mudah-mudahan kegiatan pembelajaran hari ini dapat diteruskan, sebelum memasuki tahun ajaran baru di tahun 2021-2022, tambahnya. 

Baca Juga: Provinsi Banten, Somantri: Siap Ikut Berkiprah Di Mata Sosial Indonesia...

“Proses simulasi pembelajaran tatap muka disambut baik oleh para siswa dan orang tua siswa,” ungkapnya.

Sementara itu, pada kegiatan simulasi pembelajaran tatap muka, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Desa Girijaya yang dipimpin oleh Kades Girijaya Ujang Sihab bersama team juga melakukan monitoring di lokasi sekolah.

“Semoga ini awal yang baik bagi anak-anak kita untuk kembali kesekolah setelah sekian lama melakukan pembelajaran secara daring dan luring. Mari kita patuhi protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 dapat di tekan dan anak-anak bisa kembali nyaman untuk melakukan proses pembelajaran,” pungkasnya.

Bagikan